Mang Soleh
Tahun 2005
Namanya Mang Soleh, menurut pengakuannya dia telah membuat dan menjual suling sejak tahun 1960.
Saya bertemu mang soleh pada tahun 2005 di depan sebuah taman kanak-kanak ketika mengantarkan putri saya mengikuti lomba antar taman kanak-kanak
Suling yang dibuatnya, menurut penjelasannya dibagi dua:
- Suling Nasional (Diatonis-red)
- Suling Sunda (Pentatonis-red)
Suling yang paling besar berharga Rp.5000 sedang yang kecil berharga Rp.3000 dan Rp. 2000; Biasanya Mang Soleh berjualan di depan sekolah dasar, dan dia tahu jam istirahat anak-anak sekolah. Setelah anak-anak selesai istirahat, maka diapun berkeliling lagi mencari pembeli. Dalam foto ini dia mencoba untuk menunjukkan kemampuannya dengan memainkan Lagu Ibu Kita Kartini.

Tahun 2007
Saya bertemu Mang Soleh lagi pada Sabtu pagi, di jalan Pajajaran. Kali ini dia menunjukkan kepiawaiannya dengan meniup suling lewat hidung.


About this entry
You’re currently reading “Mang Soleh,” an entry on kertas berserakan
- Published:
- 15/11/2009 / 09:17
- Category:
- Bogor, The Professional
No comments yet
Jump to comment form | comment rss [?] | trackback uri [?]