Mie Baso Bangka dan Es Teler
Maret 2005
Pagi hari di jalan Suryakencana saya berbelok ke gang sempit, di sana ada warung yang berjualan Mie Baso Bangka dan Es Teler, seorang Ibu ditemani putranya menjaga warung itu. setelah beruluk salam saya pun memotret mereka

Dua tahun kemudian, pada sabtu pagi, saya kebetulan melewati gang yang sama. Warung itu tetap tidak berubah, hanya saja saya tidak melihat putra yang menemaninya berjualan dua tahun yang lalu serta perubahan kecil pada gaya rambut sang ibu.

About this entry
You’re currently reading “Mie Baso Bangka dan Es Teler,” an entry on kertas berserakan
- Published:
- 19/11/2009 / 18:43
- Category:
- Bogor, The Professional
2 Comments
Jump to comment form | comment rss [?] | trackback uri [?]